Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai Muhammad, ingatlah ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan bagimu. Engkau menyaksikan manusia masuk Islam berbondong-bondong. Wahai Muhammad, karena itu bertasbihlah kamu untuk menyatakan syukur kepada Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh Tuhanmu sangat lapang dalam memberikan ampunan kepadamu.” (An Nashr, 110: 1-3)

KAWE_KAWE AMBO

Monday, 16 July 2012

PUISI SANG PENDUSTA


Sang Pendusta Beraksi (puisi)
Pendusta bermunculan..

Manusia manusia langkahkan kakinya..

Petantang petenteng bergumam hatinya..

Menghina..

Menghardik...

Suaranya yang berdesing keras..

Bersatu di angan-angan udara..

Menggiring oksigen yang bebas..

Apakah kau tahu?

Siapa?

Orang yang terperosok di Hari Pembalasan

Pedihhh...



Anak yatim yang tak berdaya..

Tak bertenaga.. lunglai...

Bagai semut yang terinjak-injak..

Sakit... sakit..



Celakalah kau! Penghardik titipan illahi..

Kau takkan bisa menyentuh medan langit..

Diiringi awan ke singgasana surga..

Hai penghardik! Juga lalai berdiri di hadapan-NYA

Samudera akan tumpah ke ranah kotamu..

Kau riya!

Dalang dari semua kegelapan..



Sang raja singgasana dunia

Akan murka..

Murka karenamu..

Wahai Sang Pendusta Lautan Neraka…

Ama Gusti Azis
Jl. Madrasah Rt 08/01 55 Pekayon, East Jakarta 13710

No comments:

Search This Blog

Loading...

Gadget

This content isn't available over encrypted connections yet.

Archives

PING BUSUK

APESAL TENGOK JER...